• 2
  • 20

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI KAPUAS | Akreditasi A | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI KAPUAS

NPSN : 30208947

Jl.Keruing No.48 Telp.0513-22325 Kuala Kapuas 73514


mankapuas1@gmail.com

TLP : 0513-22325


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 2987713
Pengunjung : 312582
Hari ini : 26
Hits hari ini : 507
Member Online : 2
IP : 216.73.217.150
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Kapolsek Selat Jadi Pembina Upacara di MAN Selat




Kuala Kapuas (Inmas) Suasana berbeda tampak pada pelaksanaan upacara bendera di MAN Selat, Senin (28/11). Pasalnya yang jadi pembina upacara bukan Kepala Madrasah maupun guru, melainkan Kepala Polsek Selat, Angga Yuli Hermanto.

Dalam amanatnya ia mengatakan, agar semua elemen masyarakat untuk selalu menjaga persatuan bangsa, karena akhir-akhir ini ada upaya dari beberapa pihak untuk melemahkan persatuan, sebagai bagian dari komponen bangsa tentunya tak satupun orang yang menghendaki terjadinya perpecahan dalam diri bangsa dan negara Indonesia.

" Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang tinggi, yang di amanahkan oleh para pendiri bangsa untuk terus dilestarikan, " ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sangat perlu untuk kembali pada amanat semboyan Bhineka Tunggal Ika, dengan memahami dan menghayati kandungan makna di dalamnya, sehingga terbit sebuah kesadaran untuk mengamalkan maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

" Kalian sebagai pelajar tentu harus ikut berperan dalam menjaga amanat Bhineka Tunggal ika, nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam Bhineka Tunggal Ika ini dapat kita aplikasikan secara langsung, baik di sekolah maupun di dalam masyarakat, " tambahnya.

" Perbedaan dapat menjadi indah bila kita satukan dengan semangat Bhineka Tunggal Ika, seperti pelangi yang indah yang terbentuk dari bersatunya aneka perbedaan warna, " tambahnya lagi.

Di penghujung amanatnya, ia kembali mengingatkan agar segala perbedaan yang ada perlu dihargai, agar tercipta persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan akan menciptakan kerukunan hidup, mempererat hubungan kekeluargaan, dan memperkokoh rasa cinta tanah air, dan otomatis memperkokoh kelangsungan hidup negara kesatuan Republik Indonesia.

" Jadikanlah perbedaan itu sebagai kekayaan bangsa kita, " tutupnya. (S. Rahman)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas