Siswa MAN Selat Antusias Ikut Program YES

Kuala Kapuas (Inmas) Keseriusan dan ketertarikan siswa-siswi MAN Selat Tengah mengikuti Program YES (Yellow English School) terlihat dari keengganan mereka untuk menggunakan masa liburnya. Mereka lebih memilih ikut les dari Yayasan Kampoeng Inggris Kediri - Jawa Timur yang dimulai dari tanggal 24 Oktober 2016 lalu hingga Januari 2017 mendatang. Program ini sudah dilakukan 18 kali pertemuan dari ketentuan jadwal 43 kali pertemuan. Kegiatan ini akan dilanjutkan kembali bulan Januari 2017.
Dibawah bimbingan Mrs. Ila panggilan akrabnya, seorang pengajar dari Yayasan Kampoeng Inggris untuk program YES di MAN Selat Tengah, mereka yang mengikuti les ini merasa senang dan nyaman. Karena Mrs. Ila mengajar dengan berbagai cara, seperti belajar sambil bermain yang membuat siswa tidak bosan dalam belajar, dan cepat dalam menerima apa yang dijelaskan oleh Mrs. Ila.
Norsyifa, salah seorang siswi yang mengikuti les tersebut mengungkapkan, bahwa ia sangat senang dan beruntung bisa mengikuti les ini. " Saya sangat senang bisa bergabung di program YES ini, karena saya mendapat pengalaman baru mengikuti program les bahasa inggris, karena cara mengajarnya yang sangat bagus dan menyenangkan, sehingga saya bisa melatih kedisiplinan, konsentrasi, dan bisa menambah kosa kata dalam berbahasa Inggris yang benar. Selain itu saya bisa menerima pelajaran tersebut dengan mudah dan cepat, " ucapnya.
Dalam proses mengajar para siswa juga diajarkan untuk selalu menggunakan Bahasa Inggris yang benar dalam setiap kali pertemuan. Saat ditemui, Mrs. Ila mengatakan, banyak cara yang akan kami lakukan supaya siswa merasa nyaman, mudah dan cepat dalam memahami berbahasa Inggris. " Ada berbagai macam cara agar siswa lebih cepat dalam Berbahasa Inggris seperti writing, asking, listening, reading dan lain sebagainya, " ucap Mrs. Ila.
" Selain itu tempat belajar tidak hanya didalam ruangan tetapi jug diluar ruangan, supaya siswa tidak bosan dalam belajar. Tidak jarang, siswa yang salah dalam menjawab diberi hukuman seperti dicoret di pipi memakai bedak. Hukuman ini diberikan agar siswa lebih berkonsentrasi, dan lebih tidak mengulangi kesalahan dalam permainan, " tambahnya. (Ranti.A.)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Tes berita
- Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kepala MAN Kapuas Mengikuti Sosialisasi Dana BOS
- Meriah! Gebyar Ekskul MAN Kapuas 2025 Tumbuhkan Generasi Kreatif dan Berakhlakul Karimah
- Berliterasi dengan Ceria, MAN Kapuas dan SMKN 1 Kapuas Semarakkan CFD Lewat Pameran Soliteria
- Siswa MAN Kapuas Antusias Ikuti Sosialisasi CBP oleh Bank Indonesia
Kembali ke Atas
