• 2
  • 20

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI KAPUAS | Akreditasi A | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI KAPUAS

NPSN : 30208947

Jl.Keruing No.48 Telp.0513-22325 Kuala Kapuas 73514


mankapuas1@gmail.com

TLP : 0513-22325


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 2987718
Pengunjung : 312582
Hari ini : 26
Hits hari ini : 512
Member Online : 2
IP : 216.73.217.150
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Siswa MAN Selat Diajak Wisata Sejarah




Kuala Kapuas (Inmas) Dalam rangka meningkatkan kualitas dan suasana belajar yang menyenangkan, maka guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MAN Selat M. Jalaluddin mengajak siswa-siswi kelas X PAI untuk melakukan aktivitas belajar di luar sekolah, yaitu dengan melakukan kegiatan wisata sejarah, Minggu (26/2).

Kegiatan wisata ini diharapkan bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi siswa, karena selama ini mereka hanya melakukan proses belajar mengajar di dalam kelas. Untuk itulah ia menawarkan kepada siswanya untuk melakukan wisata sejarah guna memperkaya hasanah pengetahuan tentang sejarah islam di Kalimantan.

"Wisata sejarah ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sejarah islam di Kalimantan, baik ketika awal masuk maupun pada masa perkembangannya sehingga islam menjadi agama mayoritas di Kalimantan," Beber pendidik yang biasa disapa Jalal ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, wisata sejarah ini dilakukan dengan mengunjungi makam para ulama yang berjasa bagi perkembangan islam di Kalimantan. Kegiatan dimulai dengan berziarah ke makam Sultan Suriansyah yang terletak di daerah Kuin, kota Banjarmasin. Dilanjutkan ke makam K.H Muhammad Zaini Ghani atau yang biasa dikenal dengan sebutan guru sekumpul yang terletak di Sekumpul, Martapura. Kemudian berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjari di Kalampayan, lalu ziarah ke tiga makam yang ada di kota Rantau, yaitu makam Datu Sanggul, Datu Suban, dan Datu Nuraya.

"Kegiatan ini tidak hanya sebatas ziarah semata, tetapi siswa diberikan tugas untuk mencari fakta sejarah dari tiap makam yang dikunjungi," sambung Jalal.

"Alhamdulillah dengan wisata sejarah tersebut banyak pengetahuan dan pengalaman yang didapat siswa," tambahnya lagi.

Ia berharap ke depannya siswa bisa lebih memahami lagi sejarah kebudayaan islam khususnya yang ada di Kalimantan. (Jalal/S. Rahman)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas