• 2
  • 20

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI KAPUAS | Akreditasi A | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI KAPUAS

NPSN : 30208947

Jl.Keruing No.48 Telp.0513-22325 Kuala Kapuas 73514


mankapuas1@gmail.com

TLP : 0513-22325


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 2987859
Pengunjung : 312590
Hari ini : 34
Hits hari ini : 653
Member Online : 2
IP : 216.73.217.64
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Kaur Bin Ops Ingatkan Warga MAN Kapuas soal Disiplin Lalu Lintas




Kuala Kapuas (Inmas) Upacara di MAN Kapuas, Senin (29/1) sedikit berbeda dibandingkan upacara sebelumnya. Kaur Bin Ops Satuan Lalu Lintas Polres Kapuas, Irianto hadir sebagai pembina upacara.


Irianto mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas di Kuala Kapuas sudah sampai pada titik yang memprihatinkan. Berdasarkan data yang ada, hampir 30 persen kecelakaan di antaranya melibatkan remaja berusia di bawah 16 tahun dengan status pelajar yang berkendaraan sepeda motor.


"Mencermati data kecelakaan tersebut, dapat dimaknai bahwa budaya disiplin masyarakat Kapuas pada umumnya dan para pelajar khususnya masih sangat rendah, meskipun sebagian di antaranya sudah tertib dan disiplin," jelas Irianto.


Kebiasaan berkendara sepeda motor yang belum disertai dengan nilai disiplin, lanjut Irianto, dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain. Permasalahan seperti ini apabila diabaikan dan tidak segera ditangani secara serius, maka akan menjadi penyumbang terhadap jumlah fatalitas kecelakaan.


Selain tentang lalu lintas, Irianto juga mengingatkan pelajar MAN Kapuas untuk tidak mudah terprovokasi oleh organisasi masyarakat yang mengatasnamakan agama. Dimana hal tersebut berampak negatif bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


"Tugas terpenting pemuda saat ini adalah menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki rasa nasionalisme, pemuda bisa menyikapi perkembangan yang terjadi di dunia ini untuk membangun negara Indonesia yang mandiri, bersatu dan damai walaupun berbeda agama, suku, dan budaya," terang Irianto.


Irianto mengajak seluruh siswa untuk membiasakan berdoa sebelum melakukan aktivitas, belajar dengan serius dan fokus, berjuang keras menerapkan nilai disiplin diri dalam menjalankan peraturan yang berlaku, dan mulailah belajar memikirkan masa depan. (Siti Maslukhah)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas