Madrasah Ini Larang Warganya Menggunakan Bahan Plastik

Kuala Kapuas (Inmas) MAN Kapuas secara resmi melarang penggunaaan bahan plastik di lingkungan madrasah. Larangan berlaku untuk semua warga madrasah, termasuk siswa dan guru.
Hal itu merupakan upaya untuk menjadikan lingkungan madrasah yang sehat dan bebas sampah plastik, sesuai dengan komitmen sekolah dalam persiapan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang lomba Sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Bahan plastik yang sering digunakan di madrasah setempat adalah air minul dalam kemasan, minuman sachet, pembungkus kue, mie instan, dan beberapa penganan lain.
"Kami sudah melarang kantin sekolah menjual dagangan seperti yang tersebut di atas, karena selain menyebabkan sampah plastik juga tidak baik untuk kesehatan peserta didik," jelas Sriyadi, Kepala MAN Kapuas, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (27/3).
"Sampah plastik saat ini sudah menjadi isu global, yang mana tiap negara sudah berupaya melakukan langkah-langkah penanggulangan demi keberlangsungan kehidupan yang sehat," imbuhnya.
Madrasah, lanjutnya, sudah menginstruksikan kepada seluruh peserta didik untuk membawa air minum sendiri dari rumah. Sekolah sebagai pusat pendidikan bisa menjadi sarana untuk mendidik dan membiasakan hidup sehat kepada peserta didiknya.
"Mengingat plastik merupakan limbah utama di muka bumi yang terus mengalami peningkatan secara pesat, maka tentu perlu penanggulangan sedini mungkin, minimal pertumbuhannya bisa diperlambat," tegasnya. (S. Rahman)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Tes berita
- Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kepala MAN Kapuas Mengikuti Sosialisasi Dana BOS
- Meriah! Gebyar Ekskul MAN Kapuas 2025 Tumbuhkan Generasi Kreatif dan Berakhlakul Karimah
- Berliterasi dengan Ceria, MAN Kapuas dan SMKN 1 Kapuas Semarakkan CFD Lewat Pameran Soliteria
- Siswa MAN Kapuas Antusias Ikuti Sosialisasi CBP oleh Bank Indonesia
Kembali ke Atas
