Shalat Ghaib di MAN Selat untuk Korban Tragedi Mina

Kuala Kapuas (Inmas)) Tragedi terowongan Mina, Arab Saudi, yang menimpa ratusan jamaah haji, termasuk jamaah haji asal Indonesia mengundang keprihatinan warga MAN Selat Tengah, Kuala Kapuas. Ratusan siswa dan guru madrasah setempat menggelar shalat ghaib, Selasa (29/9), untuk mendoakan para syuhada haji itu.
Shalat ghaib digelar di halaman madrasah setempat, dipimpin oleh H. Parhani. Sebelum shalat ghaib, H. Parhani mengatakan, shalat ghaib merupakan fardu kifayah bagi seorang muslim.
Shalat ghaib yang dilaksanakan saat ini merupakan bentuk kesedihan kita atas musibah yang dialami oleh jamaah haji di Mina. Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa mereka, ujar H. Parhani.
Sementara itu, kepala madrasah, Halawa Kausari, mengatakan, tragedi terowongan Mina merupakan musibah bagi seluruh umat Islam di dunia, karena pada dasarnya sesama muslim adalah bersaudara.
Selain sebagai pembelajaran bagi siswa, shalat ghaib ini juga untuk mendoakan agar jamaah haji yang menjadi korban dalam musibah tersebut mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan bagi yang mengalami luka-luka agar segera mendapatkan kesembuhan, kata Halawa Kausari. (Gazali)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Tes berita
- Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kepala MAN Kapuas Mengikuti Sosialisasi Dana BOS
- Meriah! Gebyar Ekskul MAN Kapuas 2025 Tumbuhkan Generasi Kreatif dan Berakhlakul Karimah
- Berliterasi dengan Ceria, MAN Kapuas dan SMKN 1 Kapuas Semarakkan CFD Lewat Pameran Soliteria
- Siswa MAN Kapuas Antusias Ikuti Sosialisasi CBP oleh Bank Indonesia
Kembali ke Atas
