MAN Kapuas Ikuti Sosialisasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Kuala Kapuas (Inmas). Sebagai salah satu langkah pencegahan penyakit tidak menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Puskesmas Melati menyelenggarakan sosialisasi pengenalan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) kepada beberapa perwakilan siswa, guru, dan pengelola kantin di lingkungan MAN Kapuas, belum lama tadi.
Sosialisasi tersebut berlangsung di aula MAN Kapuas, dibuka dengan materi mengenai penyakit tidak menular yang dibawakan oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan, Yuniarti Noor. Kemudian dilanjutkan pengenalan Posbindu oleh perwakilan dari Puskesmas Melati yaitu Normansyah, Yulia, dan Rudah disertai dengan simulasi pelaksanaan pemeriksaan di Posbindu, serta sosialisasi mengenai kesehatan pangan oleh Eko Kurniawan.
Dijelaskan oleh Yuniarti di sela-sela menyampaikan materinya bahwa sosialisasi ini selain untuk mengedukasi mengeipenyakit tidak menular juga untuk membangun kesadaran dan kerjasama warga sekolah yaitu para guru dan juga siswa siswi dalam mendeteksi dini timbulnya penyakit tidak menular melalui kerjasama dengan Posbindu agar kedepannya penyakit tersebut dapat dicegah sebelum terjadi gejala yang lebih parah.
Yuniarti juga menjelaskan bahwa penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, jantung coroner, kanker, dan sebagainya merupakan kasus terbanyak yang ada di Indonesia. Penderitanya pun tidak memandang usia, sehingga perlu adanya kesadaran dari semua pihak dari segala usia untuk menerapkan pola hidup sehat.
Seluruh siswa dan guru tampak antusias mengikuti rangkaian sosialisasi tersebut, terlebih pada saat praktik simulasi pelaksanaan pemeriksaan Posbindu dengan sistem lima meja yang melibatkan seluruh siswa dalam memerankan petugas kesehatan mulai dari pengisian identitas pasien, pendataan riwayat penyakit, pengukuran tinggi badan, berat badan, dan indeks masa tubuh, hingga pengecekkan tekanan darah dan gula darah.
“Sosialisasi kali ini sangat menarik karena kita jadi lebih tahu bagaimana mendeteksi secara dini penyakit tidak menular, apalagi siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung bagaimana pengecekkan kesehatannya sehingga menjadi ilmu yang dapat kami terapkan keteman-teman maupun keluarga,” ungkap Annisa Fitri, salah seorang siswa peserta sosialisasi.
Sementara itu, Norhasna selaku koordinator UKS MAN Kapuas menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas karena telah memberikan ilmu dan inspirasi bagi pengembanga program UKS kedepannya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan Puskesmas Melati untuk memberikan ilmunya tentang penyakit tidak menular dan bagaimana peran Posbindu sebagai sarana untuk memeriksakan gejala penyakit tersebut secara dini,” ungkap Hasna.
“Kedepannya kami berencana untuk menerapkan program pengecekkan kesehatan siswa siswi oleh petugas UKS untuk mendeteksi penyakit tidak menular tersebut di sekolah, sehingga siswa siswi yang memiliki gejala penyakit tidak menular dapat segera dirujuk ke Posbindu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tukas Hasna.
Sementara itu, sosialisasi ditutup dengan materi mengenai kesehatan pangan yang disampaikan oleh Eko Kurniawan dan ditujukan untuk pengelola kantin. Tujuan sosialisi tersebut adalah untuk menghimbau para pengelola kantin untuk menjaga kesersihan dan kesehatan bahan pangan yang mereka jual di kantin sebagai bentuk upaya pencegahan timbulnya penyakit tidak menular. (Aridha)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Tes berita
- Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kepala MAN Kapuas Mengikuti Sosialisasi Dana BOS
- Meriah! Gebyar Ekskul MAN Kapuas 2025 Tumbuhkan Generasi Kreatif dan Berakhlakul Karimah
- Berliterasi dengan Ceria, MAN Kapuas dan SMKN 1 Kapuas Semarakkan CFD Lewat Pameran Soliteria
- Siswa MAN Kapuas Antusias Ikuti Sosialisasi CBP oleh Bank Indonesia
Kembali ke Atas
