Pembagian Raport MAN Kapuas di Saat Pandemi COVID 19

Kuala Kapuas (Inmas). Berakhirnya Semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 bagi satuan pendidikan ditandai dengan pembagian Raport hasil belajar Peserta Didik. Di masa pandemi Covid-19 yang masih menyelimuti kehidupan masyarakat, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas melaksanakan pembagian Raport di Madrasah secara langsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), Jum’at (18/12).
Sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Covid-19, semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pembagian Raport baik itu Guru, Wali Kelas, Peserta Didik maupun Orang Tua/Wali siswa harus mentaati Prokes yang sudah ditentukan. Misalnya wajib memakai masker, tes suhu tubuh, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.
Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi mengatakan pembagian Raport di MAN Kapuas berjalan lancar, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan bagi semua pihak.
“Alhamdulillah pembagian raport semester 1 tahun pelajaranan 2020/2021 berjalan lancer. Teknik pembagian Raport di MAN Kapuas dilaksanakan secara langsung. Buku Raport bisa diambil langsung oleh Peserta didik, orang tua atau wali siswa dengan menerapkan protokol kesehatan. Wali kelas, peserta didik dan orang tua /wali siswa harus mengenakan masker, mencuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun.” Terang Ahmad Mulyadi saat ditemui tim Humas di ruang kerjanya.
“Untuk menghindari kerumunan saat pembagian buku raport, kami menggunakan sistem penjadwalan waktu pengambilan. Setiap kelas terjadwal enam sesi pengambilan dengan pengaturan jumlah orang dan durasi waktu yang ditentukan. Selain itu mereka yang mengambil buku raport harus membawa sendiri alat tulis untuk tanda tangan terima Raport.”tambahnya.
Sementara itu, Usman salah satu siswa kelas 12 IPA 1 MAN Kapuas menyatakan rasa senang dan rindunya bisa hadir di madrasah kebanggaanya walau hanya untuk mengambil Raport dan bertemu dengan guru dan beberapa temannya saja.
“Saya sangat senang bisa berhadir di sekolah walau hanya sebentar mengambil Raport. Saya dan teman-teman sudah ingin segera belajar di sekolah. Pembelajaran daring sangat menyulitkan kami dalam proses pembelajaran, banyak sekali kendalanya. Diantaranya harus ada ketersediaan paket internet, terkadang terjadi sinyal yang buruk, komunikasi yang kurang leluasa, dan lain-lain. Kami lebih senang dan merasa nyaman dengan pembelajaran tatap muka, semoga di semester 2 kami bisa kembali belajar di sekolah,” ungkap Usman saat ditemui tim hums usai menerima Raport di madrasahnya. (Siti M)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Tes berita
- Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kepala MAN Kapuas Mengikuti Sosialisasi Dana BOS
- Meriah! Gebyar Ekskul MAN Kapuas 2025 Tumbuhkan Generasi Kreatif dan Berakhlakul Karimah
- Berliterasi dengan Ceria, MAN Kapuas dan SMKN 1 Kapuas Semarakkan CFD Lewat Pameran Soliteria
- Siswa MAN Kapuas Antusias Ikuti Sosialisasi CBP oleh Bank Indonesia
Kembali ke Atas
