MAN Kapuas Laksanakan P5PPRA Dengan Tema Permainan Tradisional

Kuala Kapuas (Humas) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas menggelar kegiatan Puncak Acara dengan tema kearifan lokal dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5PPRA). Puncak acara yang dilakasanakan di aula dan halaman MAN Kapuas, tidak hanya menjadi perayaan nilai-nilai kearifan lokal, tetapi juga memperkenalkan kegiatan tradisional yang semakin langka di era digital ini.
Peserta didik MAN Kapuas bersama dewan guru berkumpul dalam suasana penuh semangat untuk mengikuti rangkaian kegiatan permainan tradisonal seperti permainan belogo, lompat tali, dan enggrang yang menjadi sorotan utama dalam puncak acara tersebut.
Antusiasme peserta didik terlihat dalam permainan belogo, permainan tradisional yang menguji keterampilan dan kekompakan tim. Mereka bermain dengan penuh semangat dan keceriaan, menghidupkan kembali tradisi permainan rakyat yang semakin jarang dilakukan.
Dalam permainan lompat tali, sebuah permainan sederhana namun membutuhkan keterampilan dan ketangkasan, menjadi daya tarik tersendiri. Peserta didik MAN Kapuas saling berkolaborasi dan bersaing dengan gembira dalam lompatan tali yang penuh keceriaan.
Serupa dengan permainan tali, permaian enggrang juga memmerlukan keseimbangan dan ketangkasan kaki. Permainan ini sangat membutuhkan keseimbangan dan koordinasi yang baik, berhasil memukau peserta didik MAN Kapuas. Mereka berusaha menyeimbangkan tubuh dengan enggrang, menciptakan momen kegembiraan dan kebersamaan.
Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kearifan lokal dan permainan tradisional yang mungkin telah terlupakan. "Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak peserta didik untuk mengenali dan melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia," ujar Ahmad Mulyadi.
Seluruh warga MAN Kapuas yang turut hadir menyampaikan apresiasi mereka terhadap upaya sekolah dalam mengadakan kegiatan yang mendukung pembelajaran kearifan lokal. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk memperkenalkan dan memelihara kegiatan tradisional dalam kurikulum pendidikan. (Rina)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Tes berita
- Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kepala MAN Kapuas Mengikuti Sosialisasi Dana BOS
- Meriah! Gebyar Ekskul MAN Kapuas 2025 Tumbuhkan Generasi Kreatif dan Berakhlakul Karimah
- Berliterasi dengan Ceria, MAN Kapuas dan SMKN 1 Kapuas Semarakkan CFD Lewat Pameran Soliteria
- Siswa MAN Kapuas Antusias Ikuti Sosialisasi CBP oleh Bank Indonesia
Kembali ke Atas
